KONAWE — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian daerah guna menyokong program swasembada dan ketahanan pangan nasional.
Bentuk dukungan nyata tersebut ditunjukkan melalui partisipasi jajaran legislatif pada agenda Tanam Perdana Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 1.998 hektare yang dipusatkan di Desa Meraka, Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe, Senin (14/9/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Ir. Hugua, M.Ling., Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, pimpinan beserta anggota DPRD Kabupaten Konawe, jajaran Forkopimda, pejabat Pemkab Konawe, serta ratusan petani setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan kesiapan jajaran TNI untuk mendampingi para petani di lapangan secara berkelanjutan.
“TNI siap hadir dan berjalan berdampingan bersama para petani. Pembukaan lahan sawah baru melalui program Cetak Sawah Rakyat ini bukan sekadar mengejar target fisik, melainkan bentuk pengabdian untuk memastikan ketersediaan dan ketahanan pangan nasional tetap terjaga,” tegas Mayjen TNI Bangun Nawoko.
Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Gubernur Sultra Ir. Hugua menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi solid lintas instansi yang terbangun di Konawe.
“Kabupaten Konawe merupakan tulang punggung lumbung pangan Sulawesi Tenggara. Melalui sinergi antara Pemprov, Pemkab Konawe, TNI, dan kelompok tani, perluasan areal tanam ini dipastikan akan meningkatkan produktivitas serta taraf hidup petani kita,” ujar Hugua.
Menanggapi program tersebut, DPRD Kabupaten Konawe berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan daerah, fungsi pengawasan, serta alokasi anggaran yang berfokus pada penguatan sarana prasarana pertanian demi mengukuhkan Konawe sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional. (hn)












