KONAWE — Langkah cepat ditunjukkan jajaran Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe dengan menjenguk langsung puluhan pelajar SMA Negeri 1 Tongauna yang dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Konawe pada Kamis (24/9/2026).
Insiden darurat tersebut terjadi setelah para siswa mendadak mengalami gejala diduga keracunan usai mengonsumsi sajian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan sekolah mereka.

Kunjungan lapangan para wakil rakyat ini bertujuan untuk memastikan tim medis RSUD Konawe memberikan penanganan kesehatan yang optimal dan responsif, sekaligus memberikan pendampingan moral bagi para siswa serta orang tua yang mendampingi.
Setelah mendapatkan perawatan medis intensif dan melalui proses observasi ketat, seluruh pelajar yang terdampak dilaporkan telah membaik dan diizinkan pulang ke rumah.
“Alhamdulillah, seluruh siswa yang sempat diobservasi sudah dipulangkan,” terang Direktur RSUD Konawe, Dr. Romi Akbar, Jumat (25/9/2026).

Kendati kondisi kesehatan para siswa telah pulih, DPRD Kabupaten Konawe menegaskan tidak akan tinggal diam. Pihak legislatif berkomitmen terus mengawal pengusutan insiden ini bersama Dinas Kesehatan, pengelola program MBG, serta pihak sekolah.
DPRD Konawe mendesak adanya evaluasi menyeluruh dan pengawasan ketat terhadap standar higienitas maupun mutu makanan agar keselamatan para pelajar di Kabupaten Konawe tetap terjamin.
(hsn)












